Gubernur BI, Agus Martowardojo mengungkapkan, keputusan kembali turunnya BI rate akan dilakukan dengan lebih berhati-hati ketimbang keputusan 3 kali penurunan sebelumnya di 2016.
Kalau BI kemarin lihat menurunkan tiga kali dan kita turunkan GWM (Giro Wajib Minimum) dua kali. Kita masih melihat sekarang ini di perbankan sedang ada satu transisi untuk bisa menyesuaikan tingkat bunga," ujar Agus ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Lapangan banteng, Jakarta, , Jumat (7/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus menjelaskan, prinsip hati-hati dilakukan karena kondisi saat ini berbeda dengan saat 3 kali penurunan BI rate sebelumnya yang dianggap masih memiliki lebih banyak ruang moneter.
"Kalau ada keinginan untuk merubah stance, akan dilakukan dengan mengkaji secara sangat hati-hati. Berbeda dengan bulan sebelumnya yang kita bilang kita melihat ada peluang untuk melonggarkan moneter. Tapi kalau sekarang statement kita, kita perlu hati-hati," ungkapnya.
Mantan Dirut Bank Mandiri ini menuturkan, selain lebih berhati-hati dengan kondisi saat ini, pihaknya masih mengamati perkembangan stabilitas ekonomi dunia sebelum kembali menurunkan BI rate dalam waktu dekat.
"Namun kita harus perhatikan perkembangan ekonomi dan stabilitas sistem keuangan dunia," tutup Agus. (ang/ang)











































