"Demand kredit tentu kalau dilihat survei perbankan kelihatannya dj Q1-Q2 belum banyak bergerak, yang banyak utang biasanya pengolahan, properti. Survei perbankan belum dirilis tapi katanya kredit kuartal 3 baru kencang, kegiatannya kan sudah naik di Q2 tapi kreditnya kayanya di Q3," ujar Direktur Eksekutif Departemen Statistik Bank Indonesia, Hendi Sulistyowati, di Gedung BI, Jakarta, Senin (11/4/2016).
Kondisi likuiditas dan rentabilitas perusahaan pada triwulan I-2016 tercatat lebih baik dibanding triwulan sebelumnya. Hal ini tercermin dari saldo bersih kondisi likuiditas selama tiga bulan terakhir sebesar 34,75%, atau meningkat dari 29,7% pada triwulan IV-2015.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari sisi pembiayaan, dunia usaha menilai akses kredit perbankan relatif lebih mudah dibanding triwulan sebelumnya. Kondisi ini tercermin dari saldo bersih akses kredit selama tiga bulan terakhir sebesar 6,77% atau meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang hanya 2%.
Hasil survei mencatat, sebesar 24,21% responden menilai akses terhadap kredit perbankan lebih mudah, proporsi responden yang menjawab lebih mudah meningkat dari sebelumnya sebanyak 19,53%. Sedangkan 58,35% responden menjawab dalam kondisi normal dan 17,44% responden menyatakan lebih sulit. (drk/drk)











































