Menkeu: Pelajaran Koperasi di Indonesia Hanya Sebatas Sejarah

Menkeu: Pelajaran Koperasi di Indonesia Hanya Sebatas Sejarah

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Jumat, 03 Jun 2016 13:32 WIB
Menkeu: Pelajaran Koperasi di Indonesia Hanya Sebatas Sejarah
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Minimnya informasi mengenai koperasi di bangku sekolah membuat perkembangan koperasi di Indonesia banyak yang jalan di tempat. Hampir seluruh materi pelajaran mengenai koperasi di Indonesia hanya sekadar membahas sejarah koperasi.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sempat berbagi kisahnya mengenai materi mengenai koperasi yang tak pernah berkembang setiap tahunnya.

"Pelajaran koperasi dari SMA sampai Universitas harus dimodifikasi. Yang saya dapat di SMA sampai Universitas yang diajarkan adalah sejarah koperasi pertama di mana dan kemudian sibuk dengan menjelaskan prinsipnya. Materi mengenai koperasi tidak diberikan motivasi yang cukup kepada mahasiswa," ujar Bambang dalam sambutannya membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kopelindo di Hotel Santika Premiere, Jakarta, Jumat (3/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, yang perlu diajarkan di bangku pendidikan tentang koperasi adalah potensi koperasi yang bisa setara dengan perseroan terbatas (PT). Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi perlu merancang kembali kurikulum pelajaran koperasi sehingga banyak pelajar yang mengetahui manfaat lebih besar yang bisa didapatkan dari koperasi.

"Bentuk koperasi bisa setara dengan PT, itu yang hilang dari roh mata kuliah koperasi. Ada guidance untuk pengembangan kurikulum mata kuliah koperasi. Harus diajarkan banyak koperasi yang sukses," pungkas Bambang. (ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads