Corporate Secretary BTN Eko Waluyo mengatakan, pihaknya tengah melakukan kajian instrumen-instrumen apa saja yang akan ditelurkan sebagai penampung dana dari luar negeri tersebut.
"Saat ini sedang dibahas manajemen untuk persiapan menampung dana repatriasi dari tax amnesty. Produk-produk alternatif kita siapkan nanti," jelasnya kepada detikFinance, Kamis (30/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih dibahas di Divisi Institutional Banking BTN. Entah bentuk deposito atau apa. Dana yang ditampung kita juga belum tahu, kan masih dibahas produknya," terang Eko.
Sebagai informasi,berdasarkan hitungan Bank Indonesia (BI), potensi dana repatriasi yang masuk pasca pemberlakuan tax amnesty mencapai Rp 2.600 triliun. Setidaknya, jika masuk 20% saja, maka akan ada aliran dana dari luar negeri sebesar Rp 500 triliun.
Pagi tadi, BTN menggelar Mudik Bareng BTN secara gratis pada Idul Fitri 1437 H seperti halnya pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.
Mayoritas peserta mudik gratis tahun ini berasal dari para pekerja bangunan pengembang yang dibiayai BTN.
kegiatan mudik bersama BTN ini merupakan salah satu kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) perseroan. Mudik dilakukan ke 3 kota yakni Purwokerto, Semarang, dan Surabaya.
Program Mudik Bareng BTN 2016 ini merupakan kegiatan yang kesembilan kalinya dilakukan oleh BTN. (drk/drk)











































