"Ini kesempatan BTN untuk yang di bidang perumahan. Target minimal Rp 50 triliun," tutur Direktur Utama BTN Maryono di Kantor Pusat BTN, Jakarta Pusat, Rabu (13/7/2016).
BTN pun telah menyiapkan berbagai instrumen keuangan yang memiliki imbal hasil (yield) yang menguntungkan bagi mereka yang mengikuti program tax amnesty. Instrumen keuangan yang ditawarkan BTN antara lain deposito, deposito jangka pendek, hingga Efek Beragun Aset (EBA).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihaknya juga mengklaim bahwa produk keuangan yang berupa Efek Beragun Aset (EBA) hanya ada di BTN. Untuk memberikan lebih banyak pilihan investasi, BTN juga akan menerbitkan produk investasi EBA syariah.
"Produk baru EBA, nggak ada bank lain yang menerbitkan EBA. EBA Syariah nanti diproses tapi belum keluar," kata Maryono. (drk/drk)











































