BI Ajukan Kenaikan Gaji Pegawai di 2017 Mengikuti Inflasi

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 29 Sep 2016 14:12 WIB
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengajukan anggaran tahunan untuk 2017 kepada Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Proyeksi pengeluaran BI tahun depan adalah Rp 10,1 triliun atau naik 6,53% dari tahun ini, yang sebesar Rp 9,4 triliun.

"Pengeluaran BI untuk 2017 sebesar Rp 10,1 triliun," kata Gubernur BI, Agus Martowardojo, saat rapat kerja dengan komisi XI di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (29/9/2016).

Komponen yang mengalami kenaikan adalah gaji dan penghasilan lainnya, dari Rp 3,51 triliun menjadi Rp 3,54 triliun. Kemudian manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dari Rp 2,7 triliun menjadi Rp 2,9 triliun, logistik dari Rp 969,2 miliar menjadi Rp 1 triliun, penyelenggaraan operasional kegiatan pendukung dari Rp 676,1 miliar menjadi Rp 867,6 miliar.

Selanjutnya adalah program sosial BI dan pemberdayaan sektor rill Rp 271,9 miliar atau naik dari sebelumnya Rp 221,3 miliar. BI juga melakukan pembayaran pajak Rp 924,7 miliar dan cadangan anggaran Rp 479,6 miliar.

Deputi Gubernur BI, Hendar, menambahkan kenaikan gaji dibutuhkan untuk mengimbangi inflasi yang terjadi. Di samping juga memberikan apresiasi kepada pegawia yang berprestasi.

"Umumnya kan gaji kita naik sesuai ketentuan saja, misalnya karena kenaikan harga dan memberikan apresiasi kepada pegawai yang berprestasi," kata Hendar pada kesempatan yang sama. (mkl/wdl)