Direktur Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran (DKSP) BI, Farida Peranginangin mencatat, transaksi non tunai telah melebih transaksi tunai per Oktober 2016. Jumlah transaksi penggunaan uang kartal sebanyak Rp 559 triliun.
"Dari jumlah tersebut, Rp 467,5 triliun beredar di masyarakat, dan Rp 91,5 triliun ada di perbankan. Untuk jenisnya, Rp 7,49 triliun itu merupakan uang logam. Itu sebenarnya masih cukup banyak," ungkap Farida di Hardrock Hotel, Bali, Sabtu (3/12/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada juga untuk transaksi Real Time Gross Settlement (RTGS). Transaksi nasabah di bank melalui RTGS 1.786 triliun, itu baru dari nasabah. Kalau dari bank mencapai Rp 3.908 triliun," tuturnya. (ang/ang)











































