Referendum di Italia yang hasilnya membuat Perdana Menteri Matteo Renzi mundur, membuat kondisi BMPS makin sulit. Bank ini meminta waktu dari akhir Desember 2016 hingga pertengahan Januari 2017 untuk mengumpulkan dana baru. Sebenarnya masalah kesulitan modal akibat kredit bermasalah, sudah lama dialami BMPS, namun mundurnya Renzi membuat situasi makin sulit.
Nilai kapitalisasi pasar BMPS turun 85% sejak awal tahun ini. Bank tersebut menjadi bank berkinerja terburuk berdasarkan hasil stress tests European Banking Authority (EBA) pada Juli 2016 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situasi politik yang terjadi di Italia membuat BMPS makin kesulitan dan meminta perpanjangan dari bank sentral Eropa untuk memperpanjang batas waktu pemenuhan kecukupan modal hingga 20 Januari 2017.
Mundurnya Renzi memang menimbulkan kekhawatiran soal kondisi sektor perbankan di Italia, yang saat ini jumlahnya lebih dari 700 bank.
Rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) perbankan di Italia mencapai 360 miliar euro, atau 1/3 dari total NPS perbankan di kawasan Uni Eropa. (wdl/drk)











































