"Redenominasi sebetulnya harusnya masuk ke dalam Prolegnas, ternyata kita lihat belum masuk," kata Jokowi di Kantor Pusat BI, Jakarta, Senin (19/12/2016).
Program redenominasi memang sudah direncanakan cukup lama, bahkan sejak pemerintahan sebelumnya. Akan tetapi karena berbagai perkembangan yang terjadi, pembahasan dengan DPR pun tidak terealisasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang ini memerlukan waktu," ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo, meminta dukungan Jokowi untuk menyukseskan rencana redenominasi.
(mkl/wdl)











































