Rupiah Kebanyakan Nol, Darmin: Turis Tanya Ini Negara Apa Sih?

Rupiah Kebanyakan Nol, Darmin: Turis Tanya Ini Negara Apa Sih?

Maikel Jefriando - detikFinance
Senin, 19 Des 2016 18:58 WIB
Rupiah Kebanyakan Nol, Darmin: Turis Tanya Ini Negara Apa Sih?
Foto: Maikel Jefriando-detikFinance
Jakarta - Terlalu banyaknya digit nol dalam mata uang rupiah menimbulkan keheranan bagi masyarakat dunia yang datang ke Indonesia. Misalnya untuk penukaran US$ 100, setara dengan sekitar Rp 1,3 juta atau 13 lembar uang Rp 100.000.

"Orang itu tanya ini negara apa sih?" kata Menko Perekonomian, Darmin Nasution, di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/12/2016).

Hal tersebut menurut Darmin bukanlah hal yang bagus. Walau tidak bisa dipastikan, tapi negara dengan denominasi uang rupiah sedikit merupakan kelompok negara maju.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang nggak bisa dibilang, kalau nggak ada redenominasi nanti jadi nggak maju. Nggak ada hubungannya," paparnya.

Inti dari redenominasi, kata Darmin adalah pada efisiensi yang didapatkan oleh masyarakat Indonesia sendiri. Dengan berkurangnya tiga digit terakhir, maka mampu mengurangi angka dalam berhitung.

"Tapi itu akan membuat efisiensi itu cukup baik. Bayangkan kalau nolnya hilang berapa. Berapa digit yang efisiensi dalam hitung-hitungan," paparnya. (mkl/wdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads