Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 21 Des 2016 16:18 WIB

Ada Natal dan Tahun Baru, Uang Beredar Bakal Melonjak Hingga Rp 94 T

Muhammad Idris - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Bank Indonesia (BI) memperkirakan akan ada lonjakan kebutuhan uang tunai pada Desember 2016. Peningkatan tersebut menyusul jumlah hari libur di Desember yang mencapai 9 hari, termasuk Natal dan tahun baru.

Deputi Direktur Departemen Pengendalian Uang BI, Yudi Harimurti memperkirakan, kebutuhan uang yang beredar pada Desember 2016 ini mencapai Rp 88-94 triliun. Angka tersebut naik 3-10% dibandingkan dengan outflow pada Desember 2015 yang sebesar Rp 85,6 triliun.

"Jadi itu perkiraan uang yang akan ditarik di periode Desember, termasuk natal dan tahun baru," ujar Yudi di kantor BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (21/12/2016).

Menurut dia, selain faktor jumlah hari libur yang lebih banyak ketimbang Desember tahun lalu, beberapa faktor lain juga berkontribusi pada peningkatan penarikan uang masyarakat.

"Ada relaksasi anggaran pemerintah pusat dan Pemda, kemudian ada uang rupiah baru tentu ini menyumbang keinginan masyarakat memiliki uang tunai. Selain itu ada penambahan titik dan frekuensi penukaran uang baik yang dilakukan Bi maupun kerjasama dengan perbankan," kata Yudi. (drk/drk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com