Sepanjang Desember 2016, Rupiah Perkasa Terhadap Dolar AS dan Euro

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Senin, 16 Jan 2017 14:32 WIB
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tercatat mengalami penguatan alias apresiasi sebesar 0,74% di Desember 2016 lalu. Nilai tukar rupiah mengalami penguatan tertingginya pada minggu kedua Desember 2016 di level Rp 13.286,42 per dolar AS.

Sedangkan, berdasarkan provinsi, nilai tukar rupiah tertinggi terhadap dolar AS terjadi di Kalimantan Utara pada level Rp 13.055 per dolar AS pada minggu kedua Desember 2016.

"Bahwa nilai tukar rupiah di sana terapresiasi sebesar 0,74% terhadap dolar AS," tutur Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto dalam jumpa pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta Pusat, Senin (16/1/2017).

Kemudian, nilai tukar rupiah terhadap dolar Australia, lanjut Suhariyanto, tercatat mengalami apresiasi 4,14% pada Desember 2016. Level tertinggi rata-rata nasional kurs tengah eceran rupiah terhadap dolar Australia terjadi pada minggu keempat Desember 2016 yang mencapai Rp 9.664,58 per dolar Australia.

Sedangkan, menurut provinsi, level tertinggi nilai tukar terjadi di Kalimantan Utara yang mencapai Rp 9.330 per dolar Australia pada minggu keempat Desember 2016. "Nilai tukar rupiah ini hanya dibatasi pada mata uang dolar AS, dolar Australia, Yen Jepang, dan Euro," kata Suhariyanto.

Selanjutnya, rupiah juga tercatat mengalami apresiasi sebesar 5,06% terhadap Yen Jepang pada Desember 2016. Penguatan tertinggi rupiah terhadap yen Jepang terjadi pada minggu ketiga Desember 2016 yang mencapai Rp 113,95.

Terakhir, rupiah juga mengalami apresiasi sebesar 2,38% terhadap Euro pada Desember 2016 dengan menyentuhu level tertingginya pada minggu ketiga Desember 2016 Rp 13.994. (mca/mca)