Adalah Nurhaida dan Hoesen. Bila terpilih, maka ini adalah jabatan kedua kalinya bagi Nurhaida.
"Iya pasar modal lagi," ungkap Nurhaida di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (10/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nurhaida mengikuti seleksi yang berupa wawancara pada pukul 17.00 WIB selama kurang lebih satu jam. Banyak hak yang ditanyakan, di antaranya tentang pandangan soal OJK dan langkah yang akan ditempuh ke depan.
"Lalu karena saya incumbent, jadi melihat apa-apa yang sudah dilakukan OJK selama ini, ke depan seperti apa, apa yang bisa dilakukan untuk membuat OJK menjadi lebih bisa berperan di dalam perekonomian kita," paparnya.
Sementara itu, Hoesen lebih banyak merapatkan mulutnya ketika ditanya mengenai hasil wawancaranya dengan Tim Pansel DK OJK yang diketuai oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Mantan Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia ini mengaku tidak ingat sama sekali apa yang terjadi sepanjang proses wawancara berlangsung. Dirinya juga tidak mengingat berapa lama proses wawancaranya.
"Saya lupa, iya tadi minum bodrex jadi lupa saya," kata dia pada kesempatan yang sama.
Meski tidak ingat sepanjang proses wawancara, Hoesen menyebutkan dirinya mengincar posisi jabatan sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal. Dia pun berharap, hasil wawancaranya ini memberikan hasil yang terbaik.
"Yang terbaik saja lah, Insha Allah," tandasnya. (mkj/mkj)











































