Direktur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo, mengatakan pihaknya baru mulai fokus menggarap startup untuk beberapa rencana bisnis yang akan disasar. Bahkan, tahun ini bank pelat merah tersebut telah menyiapkan suntikan dana Rp 500 miliar.
"Kita baru mulai sih. Kita kan mengalokasikan Rp 500 miliar untuk startup ini. Kita yang sudah masuk Amarta. Amarta itu kan dasarnya pembiayaan skala super mikro untuk ibu-ibu. Jadi dia kasih (kredit) Rp 3 juta ke ibu-ibu yang berusaha di daerah Jawa Barat. Nah itu kita tertarik supaya kita bisa masuk ke super mikro karena Bank Mandiri enggak mungkin masuk ke super mikro," jelas Tiko, panggilan akrabnya, di Kampus IPB, Bogor, Sabtu (11/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa startup lain juga tengah dikembangkan Bank Mandiri lewat anak usahanya, Mandiri Capital. Seperti startup untuk menyediakan domain untuk usaha UKM.
"Kita masuk jadinya melalui Mandiri Capital ke Amarta. Lalu, contoh lain, kita masuk pemberi domain cloud untuk UKM. Kalau UKM mau berbisnis e-commerce mesti punya akses cloud ya. Nah, intinya bagaimana kita selain kembangkan wirausahanya, kita juga mau komunitas pengusaha digital makin booming di Indonesia. Jadi kita mau bagaimana pengusaha muda ini masuk ke ranah digital supaya lebih mudah," terang Tiko. (idr/ang)











































