Usai Wawancara Pansel OJK, Mulya Effendi Akui Incar Posisi yang Sama

Usai Wawancara Pansel OJK, Mulya Effendi Akui Incar Posisi yang Sama

Hendra Kusuma - detikFinance
Sabtu, 11 Mar 2017 19:35 WIB
Usai Wawancara Pansel OJK, Mulya Effendi Akui Incar Posisi yang Sama
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Tim Panitia Seleksi Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (Pansel DK OJK) periode 2017-2022 masih melakukan wawancara kepada para calon DK OJK.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan OJK Mulya Effendi mengaku mengincar kembali posisi yang saat ini diembannya.

"Masih sama (Deputi Pengawas Perbankan OJK)," kata Mulya di Gedung Djuanda Kementerian Keuangan, Jakarta, Sabtu (11/3/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mulya mengaku, jadwal wawancaranya mundur beberapa jam, dari jadwal yang semula yang dijadwalkan pukul 11.30 WIB, baru mendapat giliran masuk ruangan pada pukul 16.00 WIB.

"Kurang lebih satu jam, tapi baru masuk jam empat, jam setengah lima," tambahnya.

Mulya mengaku, sepanjang proses wawancara dilontarkan pertanyaan seputar makalah yang telah dibuatnya. Namun, Mulya mengaku tidak bisa menjelaskan secara detil apa saja yang dipertanyakan Tim Pansel DK OJK kepada dirinya.

"Katanya confidential enggak boleh ngomong saya, apapun, jadi bagaimana. udah dibilang gitu sama Bu Menteri (Keuangan, Sri Mulyani), ini confidential lho, ini jadi enggak bisa ngomong dong saya," tambahnya.

Proses seleksi wawancara pada tahap IV lowongan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) masih menyisakan tiga calon lagi, yaitu Sigit Pramono, Wimboh Santoso dan Zulkifli Zaini.

Sejauh ini, Tim Pansel DK OJK periode 2017-2022 telah melakukan proses wawancara kepada 27 calon dari total calon sebanyak 30 orang. Setelah proses selesai, maka Tim Pansel DK OJK akan menetapkan 21 orang dan akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo pada tanggal 13 Maret 2017. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads