Dalam analisa Bank Indonesia (BI), keputusan Bank Sentral AS Federal Reserve sudah sesuai dengan ekspektasi investor. Dolar AS juga melemah terhadap banyak mata uang di dunia, khususnya Asia.
"Bisa dikatakan kenaikan FFR (Fed Fund Rate) semalam sudah di-price in dan dikalkulasi pelaku pasar. Rupiah menguat 0,12% sama dengan regional demikian di local currency bahkan IHSG naik 1,5% ke 5.500 sekian," kata Asisten Gubernur Kepala Departemen Ekonomi dan Moneter Dody Budi Waluyo dalam jumpa pers di Gedung Thamrin BI, Jakarta Pusat, Kamis (16/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Indonesia masih cukup dipandang positif dari sisi fundemental, return yang diterima surat berharga di domestik masih positif," tambahnya. (mkj/dna)











































