Analisa BI Soal Rupiah Perkasa Saat Suku Bunga The Fed Naik

Analisa BI Soal Rupiah Perkasa Saat Suku Bunga The Fed Naik

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Kamis, 16 Mar 2017 19:16 WIB
Analisa BI Soal Rupiah Perkasa Saat Suku Bunga The Fed Naik
Foto: rengga sancaya
Jakarta - Suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) naik sebesar 25 basis poin. Hal ini ternyata tidak membuat gejolak di pasar keuangan. Bahkan nilai tukar rupiah justru menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Dalam analisa Bank Indonesia (BI), keputusan Bank Sentral AS Federal Reserve sudah sesuai dengan ekspektasi investor. Dolar AS juga melemah terhadap banyak mata uang di dunia, khususnya Asia.

"Bisa dikatakan kenaikan FFR (Fed Fund Rate) semalam sudah di-price in dan dikalkulasi pelaku pasar. Rupiah menguat 0,12% sama dengan regional demikian di local currency bahkan IHSG naik 1,5% ke 5.500 sekian," kata Asisten Gubernur Kepala Departemen Ekonomi dan Moneter Dody Budi Waluyo dalam jumpa pers di Gedung Thamrin BI, Jakarta Pusat, Kamis (16/3/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi dalam negeri juga memberikan sentimen positif kepada investor. Adalah surplus neraca perdagangan sebesar US$ 1,32 miliar pada Februari 2017

"Indonesia masih cukup dipandang positif dari sisi fundemental, return yang diterima surat berharga di domestik masih positif," tambahnya. (mkj/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads