Menteri BUMN Rini Soemarno menilai Riswinandi memiliki pengalaman yang mumpuni di industri jasa keuangan. Sehingga Ia pun mendukung pencalonan diri Riswinandi menjadi calon pimpinan OJK.
"Memang betul-betul berharap di OJK ada yang betul-betul mengerti industri keuangan," tutur Rini di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis (6/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Riswinandi merupakan lulusan Sarjana Ekonomi jurusan manajemen dari Universitas Trisakti dari tahun 1977 hingga tahun 1983. Karirnya dimulai di SGV Utomo tahun 1984-1986 sebagai Senior Assistant, menjabat sebagai Human Resourcers Group Head di PT Bank Niaga, Tbk tahun 1986-1999, menduduki posisi Kepala Dibisi Asset Management Credit (AMC) di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) 1999-2001, dan tahun 2001-Juni 2003 menjabat sebagai Direktur PT Bank Danamon Indonesia,Tbk.
Pada tahun 2003 sampai tahun 2005, Ia pernah menjabat sebagai Komisaris Independen PT Bank Mandiri, Tahun 2014-2016 menjabat sebagai Komisaris PT Asuransi Ekspor Indonesia, lalu menjabat sebagai Direktur PT Bank Mandiri pada tahun 2006-2010, dan menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri sejak 17 Mei 2010 hingga 16 Maret 2015.
Baca juga: Kenangan Pahit Krisis Buat Sri Mulyani Hati-hati Soal Bos OJK
Rini mengaku bangga dengan masuknya nama Riswinandi ke dalam 14 nama yang diserahkan Jokowi ke DPR. Ia berharap jika Riswinandi terpilih menjadi Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK mampu menjadikan lembaga ini lebih independen dan semakin profesional.
"Bangga kita semua bangga. Kita keluarga BUMN akan bangga kalau Pak Riswinandi akan terpilih. Institusi OJK dijaga bisa independen dan profesional," ujar Rini. (mkj/mkj)











































