Peso Anjlok, Inflasi Meksiko Melonjak

Peso Anjlok, Inflasi Meksiko Melonjak

Maikel Jefriando - detikFinance
Minggu, 09 Apr 2017 11:16 WIB
Peso Anjlok, Inflasi Meksiko Melonjak
Foto: Internet
Jakarta - Inflasi Meksiko melonjak drastis pada Maret 2017. Kondisi ini tidak terlepas dari pelemahan nilai tukar Meksiko, peso sejak terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS).

Seperti yang dilansir dari AFP, Minggu (9/4/2017), tingkat inflasi Meksiko mencapai 5,35%. Realisasi tersebut di atas asumsi yang dipatok oleh Bank Sentral Meksiko yang sebesar 4%.

Ekonomi kedua terbesar di Amerika Latin tersebut berada dalam kondisi yang buruk akibat Trump. Terutama ketika ada rencana pembangunan dinding raksasa yang akan membatasi Meksiko dan AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hubungan perdagangan kedua negara yang sebelumnya sangat istimewa bakal dirombak oleh Trump. Investor merasakan kepanikan hingga membawa dananya kabur. Peso pun anjlok cukup dalam, sampai pada level terendah.

Nilai tukar yang melemah, membuat harga barang impor di Meksiko menjadi lebih mahal. Inflasi yang tinggi juga didorong oleh kenaikan harga bensin lebih dari 20% oleh pemerintah Presiden Enrique Pena Nieto.

Bank Sentral Meksiko mengambil langkah dengan menaikkan suku bunga acuan menjadi 6,5%. Posisi tersebut adalah level tertinggi dalam delapan tahun terakhir.

Diharapkan peso bisa menguat dalam waktu dekat dan menunjukan kestabilan. Sehingga pilihan untuk menaikan suku bunga bisa dihapus.

"Dengan asumsi bahwa (inflasi) secara luas tetap stabil, bisa mengantisipasi kenaikan suku bunga," kata konsultan dari Capital Economiest. (mkj/jor)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads