Seperti yang dilansir dari AFP, Minggu (9/4/2017), tingkat inflasi Meksiko mencapai 5,35%. Realisasi tersebut di atas asumsi yang dipatok oleh Bank Sentral Meksiko yang sebesar 4%.
Ekonomi kedua terbesar di Amerika Latin tersebut berada dalam kondisi yang buruk akibat Trump. Terutama ketika ada rencana pembangunan dinding raksasa yang akan membatasi Meksiko dan AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nilai tukar yang melemah, membuat harga barang impor di Meksiko menjadi lebih mahal. Inflasi yang tinggi juga didorong oleh kenaikan harga bensin lebih dari 20% oleh pemerintah Presiden Enrique Pena Nieto.
Bank Sentral Meksiko mengambil langkah dengan menaikkan suku bunga acuan menjadi 6,5%. Posisi tersebut adalah level tertinggi dalam delapan tahun terakhir.
Diharapkan peso bisa menguat dalam waktu dekat dan menunjukan kestabilan. Sehingga pilihan untuk menaikan suku bunga bisa dihapus.
"Dengan asumsi bahwa (inflasi) secara luas tetap stabil, bisa mengantisipasi kenaikan suku bunga," kata konsultan dari Capital Economiest. (mkj/jor)











































