Ini Kata Para Dirut 4 Bank yang Masuk 2.000 Korporasi Terbesar Dunia

Ini Kata Para Dirut 4 Bank yang Masuk 2.000 Korporasi Terbesar Dunia

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 27 Mei 2017 16:18 WIB
Ini Kata Para Dirut 4 Bank yang Masuk 2.000 Korporasi Terbesar Dunia
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Enam perusahaan publik Indonesia masuk ke dalam daftar 2.000 perusahaan terbesar di dunia versi Forbes. Empat diantaranya adalah perbankan yang memiliki aset, laba, kapitalisasi pasar dan pendapatan terbesar, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Mandiri Tbk (Bank Mandiri), PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI)

Menanggapi peringkat tersebut, Direktur Utama (Dirut) BRI, Suprajarto mengatakan, tahun ini BRI naik peringkat menjadi 386 dari periode 2016 lalu di posisi 429, kemudian di 2015 BRI menempati peringkat 457.

"Pencapaian ini tentunya tidak terlepas dari kinerja BRI yang konsisten fokus mengembangkan bisnis di segmen Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)," kata Suprajarto kepada detikFinance, Sabtu (27/5/2017)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suprajarto mengungkapkan rasa syukurnya perseroan bisa mendapatkan peringkat tersebut

"Ini tentunya prestasi membanggakan, karena Forbes merupakan institusi yang kredibel dan terkemuka di dunia, serta kriteria penilaian yang komprehensif," ujar Suprajarto.


Dirut PT Bank Mandiri Tbk (Bank Mandiri) Kartika Atmodjo mengatakan peringkat di Forbes merupakan pengakuan bahwa Bank Mandiri telah masuk dalam jajaran perusahaan global dunia.

"Dan dengan semakin meningkatnya pendapatan, laba serta kapitalisasi pasar Mandiri, tentunya kita berharap ranking kita naik di tahun-tahun mendatang, tutur pria yang akrab disapa Tiko itu kepada detikFinance.

Dia menyebutkan, Bank Mandiri merupakan bank yang mulai beroperasi tahun 1998, setelah terjadinya merger 4 bank BUMN yang mengalami dampak krisis keuangan di tahun 1998, dengan usia 19 tahun, Bank Mandiri bangga akan apresiasi yang diberikan dunia internasional kepada perseroan.

"Ini merupakan buah kerja keras seluruh team bank mandiri. Manajemen berterima kasih kepada seluruh team mandiri sejak mulainya bank mandiri ditahun 1998 tersebut," ucap Tiko.

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja mengaku bangga bank yang dipimpinnya bisa masuk ke dalam daftar perusahaan terbaik di dunia.

"Kita bangga bisa mewakili Indonesia masuk dalam salah satu perusahaan kelas dunia," tutur Jahja kepada detikFinance

Sementara itu, Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni, bangga dengan ranking yang diberikan majalah Forbes tersebut. "Ya pasti masuk ke daftar itu senang, karena apa yang sudah dilakukan BNI dapat pengakuan dunia," sebut Baiquni kepada detikFinance.

Dia menambahkan, pencapaian ini tidak terlepas dari peranan manajemen, karyawan hingga nasabah BNI yang juga berkontribusi untuk pencapaian ini.

"Karena untuk mencapai ini tidak bisa sendirian, seluruh karyawan baik di kantor pusat, cabang hingga agen layanan keuangan digital juga berpartisipasi. Ini tentu akan memacu agar kami bisa tumbuh lebih baik lagi," kata Baiquni.

Dia menjelaskan, hal utama yang dilakukan adalah bagaimana meningkatkan pendapatan bank. Menurutnya, jika pendapatan baik maka bisa diimbangi dengan kinerja dan ekspansi bisnis yang baik pula. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads