DPR Anggap Semua Calon Berpeluang Sama Rebut Takhta Bos OJK

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 08 Jun 2017 14:30 WIB
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Pemilihan calon ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah memasuki babak akhir. Dua calon, Sigit Pramono dan Wimboh Santoso sudah menjalankan uji kelayakan dan kepatutan di komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Anggota Komisi XI, DPR RI, Johnny G Plate mengatakan, kedua calon sama-sama kuat dan memiliki kelebihan masing-masing di bidangnya. Untuk Wimboh, Johnny mengatakan sudah memiliki pengalaman yang luas di makroprudensial dan lembaga keuangan internasional.

"Pak Wimboh berpengalaman di bidang moneter dan di lembaga keuangan internasional seperti International Monetary Fund (IMF), komisioner OJK itu harus punya akses juga dengan lembaga internasional," ujar dia di gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (8/6/2017).


Sementara itu untuk Sigit, dia menilai juga berpengalaman di bidang mikroprudensial. Hal ini karena Sigit sudah malang melintang di industri keuangan dan perbankan.

"Tugas keseharian Pak Sigit di Mikroprudensial ya, dia juga punya pengalaman luas di sektor mikro, jadi sama-sama memiliki kelebihan," tambah dia.

Secara keseluruhan, Johnny menuturkan fit and proper test sudah dilaksanakan dengan baik. Pertanyaan-pertanyaan yang diberikan dari anggota Komisi XI sudah memiliki kualifikasi yang baik. Kemudian calon anggota pun menjawab dengan kualitas bagus.

"Semuanya sudah berjalan sesuai dengan norma yang baik, jawaban calon juga berbobot sesuai dan relevan, kami kan juga harus memilih calon yang baik dari yang terbaik untuk keperluan industri keuangan," kata Johnny.

Dia menjelaskan, masa jabatan anggota dewan komisioner OJK akan dijalankan selama 5 tahun. Kebutuhan untuk anggota adalah 9 orang dengan rincian 7 orang dipilih Komisi XI DPR RI, 1 orang ex officio dari Bank Indonesia (BI) dan 1 ex officio dari Kementerian Keuangan. Menurut dia, Kabinet OJK harus kompak dalam menjalankan tugasnya.

Johnny mengatakan, untuk komisioner OJK yang dipilih oleh DPR mengikuti amanat Presiden yakni yang sudah dikelompokkan atau pertama memilih ketua dan sisanya dipilih secara peringkat, sistem pemilihan ini akan dibahas secara internal di rapat Ketua Kelompok Fraksi.

Dia menjelaskan, untuk rapat keputusan diharapkan tidak ada deadlock sehingga bisa segera didapatkan nama-nama anggota OJK.

Pada Senin DPR sudah menguji 4 calon anggota DK OJK seperti Wimboh Santoso, Sigit Pramono, Agus Santoso dan Riswinandi.

Selasa, sudah diuji Heru Kristiyana, Agusman, Nurhaida dan Arif Baharudin. Kemudian pada Rabu, Edy Setiadi, Hoesen, Haryono Umar dan Ahmad Hidayat. Hari ini, giliran Tirta Segara dan Firmanzah.

Dalam jadwal, Komisi XI akan menggelar rapat internal untuk keputusan pada 19.00 WIB. Belum diketahui apakah pemilihan akan dilalui dengan proses musyawarah atau voting. (mkj/mkj)