QNB Group menjadi pembeli siaga dalam aksi korporasi itu. Tambahan modal tersebut merupakan realisasi komitmen QNB Group untuk senantiasa menjaga stuktur permodalan Bank QNB yang kuat serta menjaga stabilitas pertumbuhan usaha Bank.
Dari total dana Rp 2,18 triliun, sebanyak-banyaknya sebesar Rp 2,06 triliun akan digunakan untuk membeli HMETD yang ditawarkan dalam Rights Issue V, sedangkan sisanya akan digunakan dalam Rights Issue tahun depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan dilaksanakannya Rights Issue V dan tambahan setoran modal dari QNB Group, maka rasio KPMM Bank akan berada di kisaran 16%, jauh di atas ketentuan minimum OJK.
Hari ini, Bank QNB menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) bertempat di Kantor Pusat, QNB Tower, SCBD, Jakarta.
RUPSLB tersebut memutuskan pengangkatan Heba Ali Ghaith Al-Tamimi dan Stephen Holden sebagai komisaris; dan Adhiputra Tanoyo sebagai direktur. RUPSLB juga menyetujui pengunduran diri Grant Eric Lowen sebagai komisaris.
Dengan demikian, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Bank QNB menjadi sebagai berikut:
Direksi
- Plt. Direktur Utama : Azhar bin Abdul Wahab
- Direktur Independen: Windiartono Tabingin
- Direktur: Novi Mayasari
- Direktur: Junita Wangsadinata
- Direktur: R. Andi Kartiko Utomo
- Direktur: Adhiputra Tanoyo
- Komisaris Utama: Ali Ahmed Z A Al Kuwari
- Komisaris Independen: Suroto Moehadji
- Komisaris Independen: Muhammad Anas Malla
- Komisaris Independen: Djoko Sarwono
- Komisaris: Heba Ali Ghaith Al-Tamimi
- Komisaris: Stephen Holden











































