Qatar Tambah Modal Rp 2,18 Triliun di Bank QNB Indonesia

Qatar Tambah Modal Rp 2,18 Triliun di Bank QNB Indonesia

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Senin, 10 Jul 2017 14:54 WIB
Qatar Tambah Modal Rp 2,18 Triliun di Bank QNB Indonesia
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Qatar National Bank Q.P.S.C (QNB Group) mengucurkan modal Rp 2,18 triliun ke PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW). Tambahan modal tersebut masuk melalui penerbitan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau Rights Issue V yang digelar Bank QNB.

QNB Group menjadi pembeli siaga dalam aksi korporasi itu. Tambahan modal tersebut merupakan realisasi komitmen QNB Group untuk senantiasa menjaga stuktur permodalan Bank QNB yang kuat serta menjaga stabilitas pertumbuhan usaha Bank.

Dari total dana Rp 2,18 triliun, sebanyak-banyaknya sebesar Rp 2,06 triliun akan digunakan untuk membeli HMETD yang ditawarkan dalam Rights Issue V, sedangkan sisanya akan digunakan dalam Rights Issue tahun depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dikutip dari siaran pers, Senin (10/7/2017), dana dari Rights Issue V, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan oleh Bank QNB untuk meningkatkan aset produktif, khususnya dalam bentuk penyaluran kredit.

Dengan dilaksanakannya Rights Issue V dan tambahan setoran modal dari QNB Group, maka rasio KPMM Bank akan berada di kisaran 16%, jauh di atas ketentuan minimum OJK.

Hari ini, Bank QNB menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) bertempat di Kantor Pusat, QNB Tower, SCBD, Jakarta.

RUPSLB tersebut memutuskan pengangkatan Heba Ali Ghaith Al-Tamimi dan Stephen Holden sebagai komisaris; dan Adhiputra Tanoyo sebagai direktur. RUPSLB juga menyetujui pengunduran diri Grant Eric Lowen sebagai komisaris.

Dengan demikian, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Bank QNB menjadi sebagai berikut:

Direksi
  • Plt. Direktur Utama : Azhar bin Abdul Wahab
  • Direktur Independen: Windiartono Tabingin
  • Direktur: Novi Mayasari
  • Direktur: Junita Wangsadinata
  • Direktur: R. Andi Kartiko Utomo
  • Direktur: Adhiputra Tanoyo
Dewan Komisaris
  • Komisaris Utama: Ali Ahmed Z A Al Kuwari
  • Komisaris Independen: Suroto Moehadji
  • Komisaris Independen: Muhammad Anas Malla
  • Komisaris Independen: Djoko Sarwono
  • Komisaris: Heba Ali Ghaith Al-Tamimi
  • Komisaris: Stephen Holden
(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads