Follow detikFinance
Kamis 13 Jul 2017, 13:10 WIB

RI Pindah Ibu Kota, Perusahaan Kredit Tunggu Kajian Pemerintah

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
RI Pindah Ibu Kota, Perusahaan Kredit Tunggu Kajian Pemerintah Foto: (Yusuf Simatupan/d'Traveler)
Jakarta - Pemerintah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) tengah mengkaji rencana pemindahan Ibu Kota ke luar Pulau Jawa. Kalimantan disebut-sebut jadi salah satu calon Ibu Kota yang baru.

Menanggapi hal tersebut, perusahaan pembiayaan atau multifinance menyambut baik rencana pemerintah itu.

Direktur PT Federal International Finance (FIF) Hendry Christian Wong mengatakan untuk ekspansi ke wilayah calon Ibu Kota yang baru tergantung dari hasil kajian pemerintah.

"FIF memang sudah ada cabang di sana, tapi untuk penambahan atau ekspansi lagi kita tunggu hasil kajian dari pemerintah," kata Hendry saat dihubungi detikFinance, Kamis (13/7/2017).

Dia mengatakan, untuk memindahkan Ibu Kota atau pindah pusat pemerintahan dibutuhkan beberapa waktu. Karena itu, perusahaan-perusahaan keuangan juga membutuhkan persiapan untuk pembukaan kantor cabang untuk mendukung kegiatan ekonomi di sana.

Bappenas juga sedang mengkaji terkait skema pendanaan untuk pemindahan Ibu Kota ini. Dia mengatakan, rencana ini membutuhkan dana yang besar terkait rencana tersebut, sementara pemerintah tak ingin membebani Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Oleh karena itu, pemerintah akan mendorong menggunakan skema Public Private Partnership (PPP), yakni dengan mengajak pihak swasta untuk dapat ikut berpartisipasi dalam pendanaan. (ang/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed