Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman A Arianto mengatakan, selain pertanian Bank Mandiri dan NongHyup akan menggarap sejumlah bisnis perbankan seperti korporasi, pembiayaan perdagangan, remitansi dan pengembangan bisnis teknologi (fintech).
Menurut Sulaiman, pihaknya menyadari kerjasama dengan lembaga pembiayaan internasional sangat penting untuk bisa menciptakan nilai tambah pada inovasi produk dan layanan perbankan Bank Mandiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di bidang pembiayaan pertanian, dia melanjutkan, pihaknya telah mulai bersinergi dengan Nonghyup Financial sejak tahun lalu, antara lain melalui kegiatan tukar pengalaman tentang ekspansi di sektor pertanian.
"Kita juga sudah melakukan penguatan kapasitas petani secara finansial, penjaminan kredit pertanian, asuransi pertanian dan pembangunan infrastruktur pertanian," imbuh dia.
NongHyup Financial Group sendiri adalah salah satu grup usaha asal Korea Selatan yang bergerak di bidang keuangan terutama untuk sektor agrikultur.
Didirikan pada tahun 1961, saat ini NongHyup Financial Group memiliki beberapa lini usaha mulai dari perbankan, asuransi, asset managemen, perusahaan investasi dan sekuritas.
Salah satu anak perusahaan NongHyup Financial Group yang bergerak di bidang perbankan, NongHyup Bank, merupakan Bank terbesar ke-6 dan memiliki jaringan domestik yang luas di Korea Selatan untuk menjangkau nasabahnya yang sebagian besar berada di daerah rural. (dna/dna)











































