Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 21 Jul 2017 09:42 WIB

Bunga Deposito dan Kredit Terus Menurun

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Suku bunga kredit dan simpanan dinilai terus mengalami penurunan dari tahun lalu. Bank Indonesia (BI) menyebutkan hal ini terjadi karena transmisi kebijakan moneter yang dilakukan bank sentral berpengaruh ke suku bunga di pasar.

Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, Dody Budi Waluyo mengatakan bunga bank baik kredit atau simpanan terus alami penurunan meskipun melambat. Bunga deposito di bulan terakhir ini turun 4 bps dan bunga kredit turun 6 bps.

"Jika diakumulasikan sejak Januari 2016-Mei 2017 policy rate BI sudah turun 150 bps dan diikuti bunga kredit yang turun 106 bps dan bunga deposito 143 bps," kata Dody dalam konferensi pers di Gedung BI, Kamis (20/7/2017).

Dia mengatakan ini artinya perbankan nasional masih berjalan sesuai dengan kebijakan bank sentral.

Kemudian stabilitas sistem keuangan nasional tetap kuat. Hal didukung oleh ketahanan industri perbankan dan pasar keuangan yang terjaga.

Pada Mei 2017, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan tercatat 22,7%, dan rasio likuiditas (AL/DPK) berada pada level 22,3%.

Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) tercatat 3,1% (gross) atau 1,4% (net). Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Mei 2017 tercatat 11,2% (yoy), meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya 9,9% (yoy).

Pertumbuhan kredit Mei 2017 tercatat 8,7% (yoy), lebih rendah dari bulan sebelumnya 9,5% (yoy).

Ke depan, pertumbuhan DPK dan kredit pada tahun 2017 diperkirakan akan membaik dan masing-masing berada dalam kisaran 9-11% dan 10-12%.

"Proyeksi pertumbuhan kredit tersebut dibayangi oleh sejumlah risiko terutama prospek pemulihan permintaan domestik dan kemajuan konsolidasi perbankan," ujar Dody. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com