Produk yang belum diberi nama ini sudah diajukan izinnya ke Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun BNI hari ini melakukan uji coba kepada para karyawan BNI di perhelatan HUT BNI ke 71.
Para karyawan BNI pun cukup antusias menjajal produk tersebut, salah satunya Via. Wanita ini mencobanya dengan membeli produk Baskin Robbins di area kuliner perhelatan HUT BNI ke 71.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Danang Sugianto |
Via pun menunjukkan cara pembelian menggunakan produk mobile payment tersebut. Cara dengan memilih kartu kredit yang terdaftar lalu melakukan scanning qr code yang tertera di merchant, masukan pin 6 digit, setelah itu masukan nominal harga produk yang diinginkan. Ternyata seluruh transaksi itu hanya dibutuhkan waktu kurang dari 1 menit.
"Enggak sampai satu menit selesai. Gampang banget si pakainya. Saya aja sudah habis Rp 380 ribu belanja di sini," akunya.
Foto: Danang Sugianto |
Menurut Via produk tersebut mampu menjawab kebutuhannya yang ingin berbelanja tanpa ribet. Hanya dengan smartphone dia sudah bisa berbelanja. Apalagi karena berbasis kartu kredit dia tidak perlu repot untuk top up.
"Lebih enak begini enggak perlu keluarin kartu. Pakai kartu ribet, takut hilang juga kalau bawa-bawa kartu fisik," tukasnya.
Sementara General Manager Divisi Bisnis Kartu BNI Corina Leyla Karnalies mengatakan produk tersebut diyakini cukup aman. Sebab BNI sudah berlabel VISA dan Master Card.
"Jadi security-nya udah standar internasional. Kita juga ada batasan transaksi per hari Rp 20 juta. Nanti juga bisa pakai debit seperti UnikQu," ujarnya.
Foto: Danang Sugianto |
BNI berharap bisa mendapatkan izin atas produk mobile payment tersebut secepatnya. Ditargetkan produk itu bisa meluncur pada Agustus tahun ini. (mkj/mkj)












































Foto: Danang Sugianto
Foto: Danang Sugianto
Foto: Danang Sugianto