Menneg BUMN akan Ganti Direksi Mandiri yang Jadi Tersangka

Menneg BUMN akan Ganti Direksi Mandiri yang Jadi Tersangka

- detikFinance
Selasa, 10 Mei 2005 12:26 WIB
Jakarta - Penyidikan kasus kredit macet di Bank Mandiri terus berjalan di Kejaksaan Agung. Namun hingga kini belum ada direksi Bank Mandiri yang menjadi tersangkanya. Menneg BUMN Sugiharto memastikan akan langsung mengganti anggota direksi Bank Mandiri jika telah ditetapkan menjadi tersangka."Kayaknya serius akan diganti, kalau statusnya sudah jadi tersangka," kata Sugiharto kepada wartawan usai berbicara dalam acara seminar bertajuk 'Implikasi Ekonomi Politik UU Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat' di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (10/5/2005).Namun Sugiharto enggan mengomentari soal kemungkinan direksi Bank Mandiri yang menjadi tersangka. "Coba tanya ke jaksa agung. Jangan tanya ke saya," jawabnya menanggapi pertanyaan wartawan.Kementerian BUMN juga dipastikan akan mengganti susunan direksi dan komisaris Bank Mandiri, mengingat masa jabatannya telah akan habis dalam waktu dekat ini. Penggantian itu juga dilakukan terhadap bank plat merah lainnya seperti BRI, BNI dan BTN."Bank BUMN ada tiga, BRI, BNI dan BTN yang direksinya habis masa baktinya pada Mei dan Juni ini. Kemudian Bank Mandiri tengah diusulkan pergantian susunan direksi dan komisarisnya," kata Sugiharto menjawab pertanyaan wartawan soal bank pemerintah mana saja yang akan diganti direksi dan komisarisnya.Tapi, Sugiharto menyatakan belum tahu siapa saja yang bakal menduduki kursi direksi sejumlah bank pemerintah itu. "Belum tahu. Kita sedang melakukan fit and proper test. Semuanya ada protap dan cara-cara untuk rekrutmennya," kata Sugiharto. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads