Follow detikFinance
Jumat 11 Aug 2017, 10:04 WIB

Soal First Travel, Satgas Investasi dan Kemenag Bentuk Crisis Center

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Soal First Travel, Satgas Investasi dan Kemenag Bentuk Crisis Center Foto: Sylke Febrina Laucereno
Jakarta - Setelah bos PT First Anugerah Karya Wisata ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri kemarin, ribuan jemaah terkatung-katung untuk mendapatkan informasi terkait biro perjalanan tersebut.

Kepala Satuan Tugas (Satgas) waspada investasi Tongam L Tobing mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pembentukan posko pengaduan.

"Posko crisis center ini sangat perlu dibentuk sebagai tempat untuk jemaah, kami akan koordinasikan dengan Bareskrim dan Kemenag agar bisa segera dibentuk," kata Tongam saat dihubungi detikFinance, Jumat (11/8/2017).


Dia mengatakan, saat ini kasusnya sudah ditangani oleh pihak kepolisian dan pihak satgas serta Kemenag menyerahkan seluruh proses ke penyidik.

"Koordinasi kami tetap ada. Dalam penanganan kasus ini, satgas koordinasi dengan penyidik dalam penyediaan ahli," ujar dia.


Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Kementerian Agama RI, Mastuki mengatakan penangkapan Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari sudah sesuai dengan proses hukum.

"Penangkapan itu pasti sudah diperhitungkan oleh polisi. Mereka sudah memiliki bukti-bukti yang cukup. Kami menghormati proses hukum tersebut," ujar dia.

(mkj/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed