Follow detikFinance
Jumat 11 Aug 2017, 15:50 WIB

Bos First Travel Diduga Beli Perusahaan Baru, Namanya Interculture Tourindo

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Bos First Travel Diduga Beli Perusahaan Baru, Namanya Interculture Tourindo Foto: Sylke Febrina Laucereno
Jakarta - Nasib 35.000 jemaah umrah PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel masih terkatung-katung. Belum ada posko pengaduan atau crisis center untuk kejelasan informasi pengembalian dana atau keberangkatan.

Seorang agen umrah First Travel, DR mengungkapkan masalah ini terjadi karena pihak First Travel kurang pandai mengelola perusahaan. Setelah sempat diduga memutar

Dia menyebut, bos First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari juga sudah membeli sebuah perusahaan biro perjalanan baru.

"Andika dan Anniesa malah beli perusahaan travel tidur. Namanya PT Interculture Tourindo sebuah perusahaan yang bergerak di perjalanan umrah dan haji juga," kata DR kepada detikFinance, Jumat (11/8/2017).

Dia mengatakan, perusahaan tersebut dikelola oleh salah satu pegawai First Travel pusat di Radar Auri.

"Yang pegang namanya Icha, dia mantan manager di First Travel Radar Auri. Daripada beli travel lebih baik uangnya untuk berangkatkan jemaah atau kembalikan uang setoran jemaah," ujarnya.


First Travel saat ini memiliki 70.000 orang yang sudah membayar dan hanya 50% jemaah yang sudah berangkat. Ini artinya masih ada 35.000 orang lagi yang masih menunggu janji keberangkatan dan janji pengembalian uang setoran.

Jika dipukul rata Rp 14,3 juta per jemaah yang menyetor maka dikalikan 35.000 orang maka masih ada sekitar Rp 500 miliar uang yang ada di manajemen First Travel. (ang/ang)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed