Tiga Direksi Bank Mandiri Tidak Akan Dinonaktifkan

Tiga Direksi Bank Mandiri Tidak Akan Dinonaktifkan

- detikFinance
Kamis, 12 Mei 2005 12:34 WIB
Jakarta - Meski sudah menjadi tersangka, tiga direktur Bank Mandiri belum akan dinonaktifkan dari jabatannya. Namun Meneg BUMN Sugiharto telah mengutus Komisaris Utama Bank Mandiri, Binhadi, untuk lebih ketat mengawasi bank nasional dengan aset terbesar itu. "Mereka tetap menjalankan tugasnya seperti biasa," ujar Binhadi kepada wartawan usai menemui Meneg BUMN Sugiharto di kantornya, Jalan DR Wahidin, Jakarta, Kamis (12/5/2005).Meneg BUMN Sugiharto sendiri rencananya akan menggelar jumpa pers di kantornya pada pukul 15.00 WIB, guna menjelaskan permasalah seputar Bank Mandiri. Namun belum dipastikan apa saja materi jumpa pers itu.Lebih lanjut Binhadi mengaku telah mendapat tugas khusus dari Meneg BUMN Sugiharto untuk melakukan pengawasan yang lebih ketat. Hal itu dimaksudkan agar Bank Mandiri bisa berjalan dengan baik, demikian pula operasionalnya. "Saya diperintahkan untuk lebih intens di dalam melakukan pengawasan. Direksi kan banyak. Ada 9 orang direktur, jadi kalau tiga orang tidak ada, kita masih tetap bisa menjalankan kegiatan kita," ungkap Binhadi. Seperti diketahui, Kejaksaan Agung telah menetapkan 3 direksi Bank Mandiri menjadi tersangka dalam kasus kredit macet di Bank Mandiri senilai lebih dari Rp 1 triliun. Ketiga direksi itu adalah Dirut ECW Neloe, Wakil Dirut I Wayan Pugeg dan Direktur Corporate Banking M Sholeh Tasripan. Namun Binhadi mengaku belum tahu, apakah nantinya 3 direksi itu tidak diperbolehkan mengambil keputusan strategis. "Itu tidak dibahas dalam pertemuan tadi," tegasnya. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads