Cadangan Devisa RI Turun US$ 564,4 Juta
Kamis, 12 Mei 2005 16:45 WIB
Jakarta - Posisi cadangan devisa pada minggu pertama bulan Mei 2005 turun US$ 564,4 juta ke posisi US$ 35,86 miliar dari posisi minggu sebelumnya. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh pembayaran utang luar negeri.Sementara posisi uang primer pada tanggal 6 Mei 2005 tercatat sebesar Rp 188,29 triliun atau naik sebesar Rp 5,43 triliun dari posisi tanggal 29 April 2005.Menurut Kepala Biro Humas BI, Erwin Riyanto dalam siaran pers, Kamis (12/5/2005), kenaikan uang primer itu disebabkan faktor musiman, terutama meningkatnya uang kertas dan uang logam yang diedarkan, serta meningkatnya saldo giro bank.Tagihan bersih kepada pemerintah turun sebesar Rp 1,81 triliun sehingga mencapai Rp 172,59 triliun yang terutama berasal dari pembayaran utang. Kredit Likuiditas Bank Indonesia (KLBI) relatif tidak mengalami perubahan. Sedangkan Operasi Pasar Terbuka (OPT) secara netto memberikan pengaruh ekspansi sebesar Rp 12,05 triliun. Dengan perkembangan di atas, Net Domestic Asset (NDA) dalam minggu ini memberikan pengaruh ekspansi sebesar Rp 9,23 triliun sehingga mencapai Rp 16,89 triliun.
(qom/)











































