Banyak Kartu Kredit Tidak Aktif, Karena Daya Beli Turun?

Banyak Kartu Kredit Tidak Aktif, Karena Daya Beli Turun?

- detikFinance
Selasa, 10 Okt 2017 12:01 WIB
Banyak Kartu Kredit Tidak Aktif, Karena Daya Beli Turun?
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Kartu kredit beredar di Indonesia tercatat mengalami penurunan. Dari data Bank Indonesia (BI) pada Januari 2017 jumlah kartu kredit tercatat 17,49 juta keping dan pada Agustus 2017 16,89 juta keping.

Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk, Lani Darmawan menjelaskan selama ini bank melihat masyarakat lebih berhati-hati untuk berbelanja.

"Tapi secara industri memang terjadi penurunan jumlah kartu. Namun lebih karena berlakunya regulasi pembatasan maksimal 2 penerbit untuk 1 nasabah kartu kredit dengan penghasilan tertentu," kata Lani saat dihubungi detikFinance, Selasa (10/10/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Santoso menjelaskan daya beli menurun memang berdampak kepada bisnis kartu kredit perseroan. "Ada dampak tapi tergantung segmen market-nya ya," ujar dia.


Santoso menjelaskan, untuk kartu kredit segmen bawah sangat terasa pengaruhnya karena menurunnya daya beli.

"Kalau segmen kartu kredit menengah ke atas dan menengah tidak banyak terpengaruh ya transaksinya," imbuh dia.

Santoso menjelaskan, saat ini bisnis kartu kredit BCA masih tetap tumbuh di kisaran 10%. Kemudian BCA sudah comply dengan aturan BI tentang pendapatan Rp 3-10 juta maksimal memiliki kartu dari dua penerbit.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads