Follow detikFinance
Rabu 03 Jan 2018, 08:43 WIB

Selain Simpan Pinjam, Ini yang Bisa Dilakukan Koperasi

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selain Simpan Pinjam, Ini yang Bisa Dilakukan Koperasi Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Koperasi simpan pinjam menjadi salah satu jenis koperasi yang paling terkenal di Indonesia. Ketua umum DPP Ikatan Alumni Institut Koperasi Indonesia (IKA IKOPIN) Adri Istambul menjelaskan, selain simpan pinjam, koperasi di Indonesia wajib menguasai paling tidak tiga sektor strategis yang menguasai hajat hidup orang banyak.

Hal ini karena koperasi dulunya dibentuk sebagai soko guru perekonomian Indonesia. Dia menjelaskan, dengan koperasi bisa membantu pemenuhan perumahan rakyat melalui Koperasi Produksi Perumahan Rakyat.

Dia menjelaskan Koperasi ini akan menjalankan fungsi sebagai developer yang menyediakan perumahan terjangkau untuk rakyat. "KPR Indonesia akan menyusun peta kebutuhan perumahan rakyat dengan skala prioritas pemenuhan kebutuhan perumahan bagi rakyat berpenghasilan rendah termasuk sebaran lokasi yang mampu dijangkau oleh rakyat yang membutuhkan," kata Adri saat dihubungi detikFinance, Selasa (3/1/2017).

Selain perumahan, koperasi juga dinilai harus mampu untuk mendukung pmenuhan pangan rakyat Indonesia melalui Koperasi Produksi Pangan Nasional (KP-Indonesia). Dia menjelaskan negara harus turut campur tangan menjaga kestabilan pasokan melalui penguasaan atas sektor yang sangat strategis ini.


"Penyediaan kebutuhan pangan tidak boleh diserahkan kepada orang per orang atau swasta lewat mekanisme pasar, melainkan harus diberikan hak pengelolaannya kepada bangun usaha koperasi," imbuh dia.

Selain itu, koperasi juga harus menyasar Jasa Kesehatan Indonesia (KJK-Indonesia). Menurut Adri saat ini layanan kesehatan hanya terjangkau oleh sebagian kecil masyarakat saja. Sementara mayoritas masyarakat tidak memiliki akses kepada layanan rumah sakit yang baik dan lengkap.

"Koperasi Jasa Kesehatan dapat mengambilalih peran tersebut dengan menyediakan fasilitas rumah sakit yang lengkap dan sangat memadai, namun dengan biaya yang sangat murah sehingga menjamin pemerataan kesempatan bagi masyarakat memperoleh layanan kesehatan," ujarnya.

(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed