Follow detikFinance
Senin, 12 Mar 2018 14:17 WIB

TKI Bisa Daftar Online BPJS Ketenagakerjaan, Begini Caranya

Mega Putra Ratya - detikFinance
Foto: Dok BPJS Ketenagakerjaan Foto: Dok BPJS Ketenagakerjaan
Jakarta - Para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau sekarang disebut Pekerja Migran Indonesia (PMI) kini bisa mendaftarkan diri secara mandiri keanggotan BPJS Ketenagakerjaan. Caranya, dengan mendaftar online melalui aplikasi BPJSTKU.

"Layanan pendaftaran mandiri BPJS Ketenagakerjaan selain dapat diakses melalui aplikasi BPJSTKU di Android, dapat juga diakses melalui website www.bpjsketenagakerjaan.go.id dan Aplikasi Smart Embassy dari KBRI Singapura," ujar Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto dalam keterangannya, Senin (12/3/2018).

Aplikasi pendaftaran mandiri PMI pada BPJSTKU diperkenalkan pada Minggu (11/3/2018) di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura. Bersamaan dengan itu, sejumlah fasilitas lain juga diluncurkan seperti Kartu Pekerja Indonesia untuk Pelaut, Aplikasi Job Order Online, dan pengintegrasian sistem teknologi informasi BPJS Ketenagakerjaan ke dalam sistem Teknologi Informasi (TI) pekerja migran di KBRI Singapura.



Acara ini dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno, Duta Besar RI untuk Singapura, H.E. Ngurah Swajaya, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto dan Direktur Utama BNI Achmad Baiquni.

"Seluruh proses pendaftaran hingga pembayaran iuran, dilakukan secara digital, tanpa dokumen fisik (paperless). Para PMI dapat mengakses layanan ini di manapun tanpa batasan wilayah (borderless), dan kapanpun untuk mendapatkan perlindungan. Juga terdapat fitur live chat untuk membantu para PMI yang memiliki pertanyaan. Walaupun kami belum memiliki perwakilan di negara penempatan, kami hadir secara digital mendampingi dan melindungi PMI selama 24 jam non stop," papar Agus.

Agus menambahkan, Singapura dipilih sebagai negara pertama untuk memperkenalkan fasilitas ini karena memiliki Smart Embassy, yaitu sistem TI dan database pekerja migran yang komprehensif yang dikelola langsung oleh KBRI Singapura. Smart Embassy ini telah diintegrasikan dengan sistem BPJS Ketenagakerjaan sebagai basis utama pengelolaan database PMI di Singapura.

"Fasilitas layanan mandiri ini merupakan bagian dari transformasi sistem TI berbasis digital yang sedang dilaksanakan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Tujuan dari transformasi ini adalah untuk menjawab ekspektasi masyarakat akan layanan yang mudah cepat dan ringkas, hingga tuntutan zaman era disrupsi menuju digital office sepenuhnya," tambah Agus.



Agus menegaskan, bukti nyata keunggulan digitalisasi dari sistem IT yang baru adalah aplikasi PERISAI untuk operasional keagenan, dimana end to end proses ditangani secara digital sehingga bersifat paperless, borderless dan cashless.

Kedepannya, seluruh lini kegiatan operasional secara bertahap juga akan digitalisasi.

"Untuk itu, sejak pertengahan Februari 2018 kami melakukan migrasi sistem IT yang baru ini dari sistem lama, tentunya kami mohon maaf jika dalam proses transformasi tersebut menimbulkan ketidaknyamanan kepada para peserta," tutup Agus.

(ega/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed