Follow detikFinance
Rabu, 21 Mar 2018 21:11 WIB

Bank Mandiri Ganti Uang Korban Skimming Rp 260 Juta

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Sejumlah nasabah PT Bank Mandiri Tbk (Bank Mandiri) di Surabaya kehilangan uang secara misterius di rekeningnya. Kehilangan ini diduga pencurian menggunakan modus skimming.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas menjelaskan, perseroan telah mengganti seluruh kerugian uang nasabah yang hilang.

"Seluruh nasabah Bank Mandiri yang jadi korban sudah diganti uangnya Senin malam sudah selesai, 140 nasabah totalnya Rp 260 juta," kata Rohan dalam konferensi pers di Plaza Mandiri, Jakarta, Rabu (21/3/2018).


Rohan menjelaskan untuk mengurangi kejadian pencurian, Mandiri melakukan pemblokiran sementara untuk kartu-kartu ATM yang digunakan di mesin yang terindikasi skimming. Ini dilakukan untuk meminimalisir risiko hilangnya uang nasabah dalam jumlah yang lebih besar.

"Kita blokir dulu untuk mengamankan uang nasabah. Nanti nasabah pasti bertanya-tanya kan kenapa mesin ATM saya diblokir? Setelah ini kita verifikasi lagi dan bisa digunakan kembali. Untuk mengamankan saja," imbuh dia.


Rohan menjelaskan, mesin ATM yang dicurigai dipasangi alat skimming ini sudah dimatikan dan diperiksa oleh tim IT Bank Mandiri. Di Surabaya ada dua unit mesin yang sedang diperiksa salah satunya mesin di kantor sebuah media.

"Mesin kami offline kan, diperiksa fisik kita sedang cari ditaruh di mana saja alatnya itu. Kan ada di tombol angka, di bawah tudung penutup tombol di mana-mana makanya sekarang harus meraba-raba untuk mencari. Sekarang lagi diperiksa dan dibongkar," imbuh dia. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed