Direktur Utama BTN Maryono menjelaskan penunjukan Quraish Shihab diharapkan bisa mengembangkan unit syariah BTN. "Kita kan ingin mengembangkan syariah nanti dispin off namun tetap konsentrasi di bidang perumahan," kata Maryono dalam konferensi pers di Kantor Pusat BTN, Jakarta, Jumat (23/8/2018).
Dia menjelaskan, diperkirakan masyarakat Indonesia akan menyukai bank syariah khususnya dalam hal pelayanan pembiayaan perumahan. Karena itu, bank pelat merah itu mengaku membutuhkan orang-orang yang ahli di bidang syariah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: BTN Bagi-bagi Dividen Rp 605 Miliar |
Maryono menjelaskan Quraish Shihab akan efektif menjadi dewan pengawas setelah dilakukan fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain Quraish Shihab yang menjabat sebagai anggota ada juga Mochamad Hidayat sebagai anggota dan Muhammad Gunawan Yasni sebagai anggota.
Bank berkode BBTN itu juga memutuskan untuk perubahan pengurus perseroan dengan memberhentikan dengan hormat Adi Setianto sebagai Direktur IT & Operation. RUPST kemudian mengangkat Andi Nirwoto sebagai Direktur IT & Operation. BTN juga menambah jabatan Direktur Strategic Human Capital yang diisi oleh Yossi Istanto.
Dengan demikian, susunan terbaru dari Direksi Bank BTN sebagai berikut.
Direktur Utama : Maryono
Direktur Finance & Treasury: Iman Nugroho Soeko
Direktur IT & Operation: Andi Nirwoto
DIrektur Commercial Banking: Oni Febriarto Rahardjo
Direktur Strategy Compliance & Risk: R Mahelan Prabantarikso
Direktur Collection & Asset Managemet: Nixon L.P Napitupulu
Direktur Consumer Banking: Budi Satria
Direktur Distribution & Network: Dasuki Amsir
Direktur Strategic Human Capital: Yossi Istanto