Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 26 Mar 2018 19:43 WIB

Calon Gubernur BI Diminta Independen

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikcom Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikcom
Jakarta - Komisi XI DPR RI besok (27/3/2018) akan menggelar fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan untuk calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.

Mantan Menko Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menjadi salah satu pakar yang memberikan pendapat untuk proses tersebut. Dia menjelaskan tahun politik ini akan banyak tekanan untuk bank sentral.

Karena itu, Rizal menjelaskan Gubernur BI harus memiliki ketahanan tinggi terhadap tekanan yang mungkin diberikan pemerintah alias independen. Menurut dia, jelang tahun politik biasanya pemerintah akan meminta bank sentral untuk tidak menaikkan suku bunga.

"Jangan sampai dia punya konsensus, tapi ditekan sedikit langsung goyang. Misalnya buat pemerintah jelang Pemilu tidak mau suku bunga naik. Gubernur BI nanti harus tahan dan tetap pada kebijakannya, sudah ada saatnya untuk menaikkan suku bunga," kata Rizal di Komisi XI DPR RI, Jakarta, Senin (26/3/2018).



Rizal menjelaskan, Perry Warjiyo memiliki koordinasi yang baik dengan pemerintah dan pihak eksternal.

"He's reasonable bankers, moneter dan sudah ada di dalam sistem dari dulu karena dia karir di BI. He's okay, feeling saya pak Perry bisa memiliki koordinasi yang bagus," imbuh dia.

Selasa (27/3) Komisi XI akan melakukan fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan pada tiga calon Deputi Gubernur BI, Dody Budi Waluyo, Wiwiek Sisto dan Doddy Zulverdi. Kemudian esoknya pada Rabu (28/3/2018) fit and proper untuk calon Gubernur BI Perry Warjiyo.

Hasil fit and proper test keempat calon dewan gubernur tersebut akan diumumkan pada Kamis (29/3) kemudian dibawa ke Rapat Paripurna.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed