Deputi Gubernur BI Sugeng mengungkapkan bank sentral sudah memberikan edaran untuk perbankan nasional atau penerbit uang elektronik. Hal ini dilakukan agar layanan transaksi masyarakat bisa berjalan lancar selama Lebaran.
Beberapa hari ini, di sosial media memang banyak keluhan terkait gangguan mengisi ulang uang elektronik dan ketersediaan uang tunai yang minim di sejumlah mesin ATM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sugeng mengungkapkan, surat tersebut dikeluarkan sebagai cara BI untuk menjaga kenyamanan dan kemudahan masyarakat dalam bertransaksi baik tunai maupun non tunai selama musim libur Lebaran.
"Kami pantau dari awal. Kami juga terus koordinasi dengan pihak perbankan dengan intensif," imbuh dia.
Kemudian Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi juga menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam betransaksi yang merupakan bagian dari edukasi bagi masyarakat.
"Misalnya memberikan layanan penyelenggara alat pembayaran, pastikan hati-hati karena sekarang itu gerakan non tunai. Kemudian call center harus buka terus," ungkapnya. (ara/ara)











































