Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 30 Jun 2018 13:47 WIB

BTN Tak Mau Buru-buru Naikkan Suku Bunga

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (BTN) tak akan terburu-buru melakukan penyesuaian suku bunga kredit meskipun Bank Indonesia (BI) sudah menaikkan lagi BI 7 Days Reverse Repo Rate menjadi 5,25%.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT BTN Maryono usai menghadiri acara halalbihalal Menteri BUMN Rini Soemarno di Perumahan Patra Jasa Kuningan, Jakarta, Sabtu (30/6/2018).

"Iya adjustment ini tidak serta merta otomatis kita menaikkan suku bunga, karena kita lakukan secara bertahap," kata Maryono.



Dia menyebut, membutuhkan waktu sekitar 3-6 bulan untuk melakukan penyesuaian kebijakan Bank Indonesia tersebut.

"Karena yang punya pengaruh itu pertama itu adalah bunga dana, tapi naiknya tidak sebesar yang dinaikkan BI, kita sudah hitung dengan faktor likuiditas, kalau pengaruhnya sedikit ngapain kita naikkan, ya kira-kira 3-6 bulan, baru penyesuaian 3-6 bulan yang akan datang," ungkap dia.

Meski demikian, Maryono memberikan apresiasi kepada BI yang sudah menaikkan suku bunga 7 Days Reverse Repo Rate sebesar 50 basis poin (Bps) pada RDG kemarin.

"Apalagi BI sudah bagus memberikan dua policy, yaitu kelonggaran likuiditas dan kelonggaran pemberian kredit, sehingga diharapkan kredit tidak akan turun dengan kenaikan BI Rate ini," tutup dia.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed