Buy Back BCA Tunggu Izin BI
Selasa, 26 Jul 2005 16:00 WIB
Jakarta - BCA masih menunggu izin dari Bank Indonesia untuk merealisasikan program pembelian kembali atau buy back saham. Jumlah saham yang akan dibeli kembali sebanyak 615 juta lembar dengan dana yang disediakan Rp 2,15 triliun. "Program buy back belum dilaksanakan, karena selain harus mendapat izin dari RUPS, juga dibutuhkan izin dari BI yang sekarang kita masih tunggu," kata Direktur Keuangan BCA Jahja Setiaatmadja di sela-sela acara penghargaan perusahaan terbaik versi Majalah Finance Asia di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (26/7/2005).Jahja menjelaskan, pihaknya baru mengirimkan surat dari BI beberapa hari yang lalu, dan diharapkan surat izin dari BI bisa segera keluar. Periode buy back dilakukan selama 18 bulan sejak persetujuan RUPS beberapa waktu lalu.Mengenai rencana merger atau akuisisi untuk menjadi bank jangkar, Jahja mengaku saat ini masih dalam proses pengkajian. Namun Jahja menolak menyebutkan proses apa saja yang sudah dilalui perseroan. Pada tahun 2005, BCA menargetkan pembukaan 30 kantor cabang dan 1.000 ATM, 250 cash deposit machine (CDM). Seluruh dana untuk perluasan tersebut berasal dari internal perseroan. Untuk penyaluran kredit BCA hingga semester I-2005, terjadi kenaikan untuk sektor konsumen. Komposisinya adalah 40 persen kredit korporasi, 43 persen kredit UKM, dan sisanya 17 persen kredit konsumen.
(qom/)










































