Fed Naikkan Suku Bunga ke 3,5%

Rangkaian Kenaikan Kesepuluh

Fed Naikkan Suku Bunga ke 3,5%

- detikFinance
Rabu, 10 Agu 2005 09:35 WIB
Jakarta - Bank Sentral AS atau Federal Reserve (Fed) kembali menaikkan tingkat suku bunga AS menjadi 3,5 persen. Kenaikan ini rangkaian kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin untuk kesepuluh kalinya yang dilakukan untuk menghadang tingginya tekanan inflasi AS. Keputusan bulat tersebut diambil Gubernur Bank Sentral AS Alan Greenspan dan sembilan koleganya dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC), Selasa (9/8/2005) waktu setempat.Fed juga mengulang pernyataannya bahwa kebijakan moneternya tetap bersifat 'akomodatif' terhadap pertumbuhan ekonomi. Sementara kenaikan suku bunga di masa mendatang tetap dilakukan secara bertahap. Secara keseluruhan, pernyataan ini mirip dengan pernyataan Fed sebelumnya saat memulai rangkaian kenaikan 25 basis poin sejak suku bunga Fed mencapai level terendah sepanjang 45 tahun terakhir yakni di level 1 persen pada tahun lalu.Hanya ada satu perbedaan dalam pernyataan FOMC kali ini yakni terkait catatan terkait tingginya belanja konsumen dan pebisnis AS. "Jumlah belanja yang mengesampingkan tingginya harga-harga komoditas energi sepertinya terus menguat sejak musim dingin terakhir dan kondisi pasar perburuhan terus membaik secara bertahap," demikian pernyataan FOMC seperti dilansir AFP."Inflasi inti semakin relatif rendah dalam beberapa bulan terakhir dan juga ekspektasi inflasi jangka panjang tetap terkendali. Namun tekanan inflasi masih tetap tinggi," tambah FOMC.Keputusan FOMC ini sama sekali tidak mengejutkan pasar yang sebelumnya telah mendapat peringatan dari Greenspan terkait dampak tingginya harga minyak terhadap inflasi dan juga 'memanasnya' pasar properti. Sejumlah ekonom memrediksi, Fed akan meneruskan rangkaian kenaikan suku bunga hingga level 4,25 persen hingga akhir tahun ini. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads