Rupiah Masih Belum Berprospek
Senin, 15 Agu 2005 09:59 WIB
Jakarta -
Nilai tukar rupiah dalam ancaman di tengah lonjakan harga minyak hingga level US$ 67 per barel. Namun dealer memperkirakan, Bank Indonesia akan masuk ke pasar untuk menjaga agar nilai tukar rupiah tidak terlalu merosot jauh dari level Rp 9.800-an per dolar AS.Namun intervensi pasar oleh BI diperkirakan sangat selektif mengingat posisi cadangan devisa yang sudah cukup tipis dan pada posisi yang sangat mengkhawatirkan seperti diutarakan Menteri Keuangan Jusuf Anwar sebelumnya.Pada perdagangan Senin (15/8/2005), rupiah masih stabil di level Rp 9.795 per dolar AS. Sementara pada perdagangan Jumat (12/8/2005) akhir pekan lalu, rupiah masih bisa stabil di level Rp 9.800 per dolar AS, di tengah lonjakan harga minyak dunia di level US$ 66 per barel.
(qom/)










































