Follow detikFinance
Jumat, 09 Nov 2018 14:44 WIB

BI Ramal Inflasi 2018 3,2%

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Bank Indonesia (BI) memperkirakan angka inflasi hingga akhir 2018 berada di bawah 3%. Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan angka inflasi ini mencerminkan tekanan lebih rendah dibandingkan perkiraan sebelumnya.

"Perkiraan kami akhir tahun 2018 ini inflasi bisa 3,2% secara year on year (yoy)," kata Perry di Gedung BI, Jumat (9/11/2018).

Perry menjelaskan berdasarkan survei pemantauan harga satu minggu pertama inflasi masih cukup rendah yakni 0,16%, kemudian secara year to date (ytd) 2,39% dan yoy 3,12%.


"Sejumlah komoditas penyumbang inflasi antara lain seperti bawang merah, beras, bensin, emas perhiasan. Kemudian deflasinya tercatat pada ayam ras dan sayur-sayuran," imbuh dia.

Menurut Perry rendahnya angka inflasi ini juga membuat inflasi akhir tahun lebih rendah dan inflasi 2019 juga lebih rendah dari perkiraan.

Perry mengungkapkan ini sudah dipertimbangkan dengan pertumbuhan ekonomi tahun ini dan prediksi ekonomi tahun 2019. "Sudah kami komunikasikan pertumbuhan ekonomi itu di kisaran 5,1% - 5,5%, kami juga mempertimbangkan current account deficit (CAD) 2,5% dari PDB, pertimbangan itu kemudian menghasilkan perkiraan inflasi 2019 yang sudah saya sampaikan tadi," jelas dia.

(kil/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed