InnoCreativation

Marak Transaksi Cashless, Apa Saja Kelebihannya?

Tia Reisha - detikFinance
Kamis, 15 Nov 2018 19:35 WIB
Head of Sales Go-Pay Arno Tse / Foto: Tia Reisha/detikcom
Surabaya - Fenomena transaksi non tunai atau cashless semakin marak di Indonesia. Hal ini terjadi karena transaksi cashless dinilai memberi banyak manfaat dan keuntungan. Startup unicorn di Tanah Air, yakni Go-Jek juga turut meramaikan program cashless melalui aplikasi Go-Pay.

"Kita mencoba untuk merubah orang dari menggunakan tunai menjadi non tunai. Jadi kita melihat ini sebagai salah satu cara untuk membiasakan orang berubah dari biasanya dia memakai cash menjadi cashless," ujar Head of Sales Go-Pay Arno Tse saat menghadiri Innocreativation di Grand City Convention Hall, Surabaya, Kamis (15/11/2018).

Menurutnya, transaksi cashless ini memberi lebih banyak manfaat dibanding dengan transaksi menggunakan uang tunai. Salah satunya adalah mengefisienkan waktu yang digunakan untuk bertransaksi.


"Jadi kan selalu paling berharga itu waktu, waktu nggak bisa dikembalikan. Nah kita melihat dengan adanya kita sebagai sebuah platform kita menjadi life hack. Kita mencoba untuk mempersingkat dan mengefisiensikan waktu seseorang. Dengan adanya kita, bayar dengan Go-Pay, itu penggunaan waktunya significantly berkurang," lanjut Arno.

Ia juga memaparkan kelebihan lain dari transaksi cashless, khususnya dengan menggunakan Go-Pay. Kelebihan ini adalah sistem keamanan yang terjamin sehingga masyarakat akan terhindar dari penipuan.


"Dari Go-Pay saya jamin aman. Kenapa aman? Balik lagi, karena kami dinaungi oleh Bank Indonesia. Karena kita dinaungi oleh Bank Indonesia, dengan izin e-money, tentunya pengawasan terhadap kita pun sangat ketat," ungkap Arno.

"Bank Indonesia melakukan audit-audit juga untuk meng-ensure dari segi procedure, rules, regulations. Jadi kalau ditanya aman atau tidak, saya meyakini bahwa Go-Pay itu aman," lanjutnya. (ega/ara)