Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 24 Nov 2018 15:22 WIB

Prabowo Bicara Kredit Ditolak BI, Timses: Bank di Indonesia, Bukan BI

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Lamhot Aritonang Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Beredar video terkait calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang mengaku kesulitan mengajukan kredit di Bank Indonesia (BI). Tim sukses (Timses) Prabowo pun angkat bicara terkait hal ini.

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengatakan maksud pernyataan Prabowo bukan lah pengajuan kredit di BI. Melainkan, bank yang terdapat di Indonesia.

"Jadi Pak Prabowo bercerita saja bahwa beliau sebagai mantan jenderal kesulitan mendapatkan kredit bank di Indonesia, bukan di Bank Indonesia. Kan kita ngajuin kredit bukan ke BI tapi bank di Indonesia," jelas dia kepada detikFinance, Sabtu (24/11/2018).


Dalam video itu, kata Andre, Prabowo menceritakan pengalamannya sebagai pengusaha dalam mengembangkan bisnisnya. Kala itu, perusahaan PT Kiani Kertas yang baru dibeli Prabowo memerlukan pinjaman untuk ekspansi.

Alhasil, Prabowo mengajukan kredit di salah satu bank. Namun sayang, pengajuan kredit tersebut ditolak. Padahal, Andre menilai Prabowo memiliki rekam jejak yang baik sebagai jaminan peminjam kredit.

"Jadi itu Pak Prabowo menyampaikan soal masalah yang pernah Beliau hadapi. Pernah mengajukan di bank di Indonesia tapi tidak disetujui padahal kita tahu Pak Prabowo rekam jejaknya bagus. Itu lho Kiani Kertas dibeli, dan dilunasi utangnya. Terus butuh baru untuk mengembangkan (Kiani Kertas) pinjaman itu kesulitan," tutup dia.


Sebelumnya diketahui, sebuah video terkait calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menjadi pembicaraan banyak pihak. Dalam video itu, Prabowo mengaku kesulitan mengajukan pinjaman kredit dari Bank Indonesia (BI).

Dalam video itu Prabowo Subianto tampak berbicara saat sedang berkampanye bersama banyak orang. Video tersebut beredar di berbagai media sosial baik Twitter hingga Youtube.

"Jangan kita malu kalau kita nggak punya duit, kita tidak malu. Saya mantan perwira tinggi, saya berjuang untuk republik ini, keluarga saya berjuang untuk kemerdekaan ini, saya minta kredit dari Bank Indonesia, saya nggak bisa-bisa dapet. Apalagi kalian, mantan Pangkostrad saja nggak bisa, apalagi tampang kalian," ujar Prabowo. (fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed