SBY Minta Masyarakat Tenang

Belum Punya Solusi Konkret

SBY Minta Masyarakat Tenang

- detikFinance
Selasa, 30 Agu 2005 14:48 WIB
Jakarta - Presiden SBY meminta masyarakat tetap tenang menyikapi melemahnya nilai tukar rupiah. Bersama-sama dengan BI selaku otoritas moneter, pemerintah akan melakukan sinkronisasi kebijakan untuk mengatasi masalah tersebut secara serius dan tegas."Malam ini dan besok pagi akan berlangsung rapat-rapat koordinasi. Saya akan pimpin langsung. Diharapkan besok malam solusi konkret bisa disampaikan," kata SBY dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (30/8/2005).Presiden menyampaikan, selama 3 hari terakhir, dirinya menerima banyak masukan dari pihak-pihak yang menurutnya sangat berkompeten, seperti para mantan menteri perekonomian, mantan gubernur BI, pengamat ekonomi, serta lembaga ekonomi dari dalam dan luar negeri.Pada intinya, kata Presiden, mereka merekomendasikan perlunya segera diambil solusi konkret yang mendasar dalam waktu dekat. Berkenaan dengan sejumlah solusi yang dikeluarkan BI hari ini, presiden berharap langkah tersebut dapat memecahkan masalah dalam batas-batas tertentu.Pemerintah sesuai porsinya akan mengimbangi dengan mengambil langkah-langkah menjamin keberlangsungan fiskal dan perkembangan makro ekonomi. "Meski keadaannya sulit, tapi tetap dapat kita kelola dengan baik," ujar Presiden.Presiden mengakui, kondisi perekonomian pada tahun pertama pemerintahannya ini sangat berat. Ia mengingatkan semua pihak bahwa kondisi saat ini jauh berbeda dengan kondisi pada tahun 1998. Tahun ini, selain terjadi pelemahan rupiah, juga diperparah dengan melonjaknya harga minyak dunia di luar batas kewajaran yang mengakibatkan tingginya harga BBM nasional. "Jangan sampai saudara-saudara di tanah air memiliki persepsi seolah-olah kondisi saat ini sama seperti tahun 1998," ujarnya tenang. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads