BI Terus Selamatkan Rupiah
Kamis, 01 Sep 2005 10:03 WIB
Jakarta -
Nilai tukar rupiah diprediksi masih stabil meski pelaku pasar kecewa dengan keluarnya 4 paket kebijakan ekonomi presiden SBY. Rupiah diprediksi tetap stabil dengan dikawal oleh sejumlah operasi moneter dari Bank Indonesia. Salah satu kebijakan yang ditempuh BI adalah menaikkan suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) untuk jangka waktu 1 bulan menjadi 9,51 persen. Level ini berarti meningkat hingga 76 basis poin dibandingkan lelang pekan lalu. Dalam lelang ini, BI berhasil menyerap likuiditas hingga Rpn 5,81 triliun.Sementara untuk SBI 3 bulan berada di level 9,25 persen, atau naik 71 basis poin dengan penyerapan hingga Rp 2 triliun. Pada perdagangan Kamis (1/9/2005), rupiah langsung merosot hingga 50 poin ke level Rp 10.300 per dolar AS. Sementara pada penutupan kemarin rupiah stabil di level Rp 10.250 per dolar AS.Namun menurut analis, BI akan terus berupaya mati-matian mengamankan rupiah melalui semua operasi moneternya seperti fine tune kontraksi dan fasbi.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
