BI Rate Naik Lagi Jadi 10 Persen

Ancaman Inflasi Tinggi

BI Rate Naik Lagi Jadi 10 Persen

- detikFinance
Selasa, 06 Sep 2005 15:03 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI rate menjadi 10 persen. Keputusan ini ditempuh BI berdasarkan perkiraan tingkat inflasi indeks harga konsumen (IHK) pada tahun 2005 yang akan mencapai sekitar 9 persen."Dengan memperhitungkan rencana kenaikan harga BBM yang ditetapkan pemerintah dalam beberapa waktu ke depan, tekanan inflasi diperkirakan akan lebih tinggi," kata Gubernur BI Burhanuddin Abdullah.Ia menyampaikan hal tersebut dalam jumpa pers usai Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (6/9/2005).Dengan revisi ini, berarti BI rate sudah tiga kali mengalami perubahan. Saat pertama kali diluncurkan pada 5 Juli lalu, BI rate berada di level 8,5 persen.Namun seiring kenaikan suku bunga Fed, pada 9 Agustus, BI rate kembali dinaikkan menjadi 8,75 persen. Dan saat rupiah merosot hingga menembus level terendah dalam empat tahun terakhir, BI rate dinaikkan secara drastis menjadi 9,5 persen.Burhanuddin menjelaskan, berlanjutnya ketidakpastian harga minyak dunia dapat meningkatkan risiko ketidakstabilan makro ekonomi. Dan kenaikan BI rate menjadi 10 persen merupakan respons BI untuk mengarahkan ekspektasi inflasi agar sesuai dengan target inflasi jangka menengah. Dengan demikian, BI rate akan mencerminkan tingkat suku bunga riil yang wajar. Kebijakan ini juga memperhitungkan adanya indikasi perlambatan pertumbuhan ekonomi sebagaimana tercermin pada realisasi PDB triwulan II-2005. Sehingga kenaikan BI rate masih mampu menjaga keberlangsungan proses pemulihan ekonomi. Burhanuddin memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2005 masih pada kisaran 5,5-6 persen. "Meskipun inflasi sampai akhir tahun 9 persen, tekanan inflasi makin kuat apabila terjadi kenaikan harga BBM. Tapi kenaikan BI rate sudah memperhitungkan perlambatan ekonomi," tegas Burhanuddin. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads