BNI Securities Mengaku Sudah Selesaikan Masalah Redemption
Selasa, 06 Sep 2005 18:57 WIB
Jakarta - Manajemen BNI Securities mengaku kepada Bapepem telah menyelesaikan masalah redemption besar-besaran reksa dana kelolaannya. Pengakuan tersebut disampaikan saat manajemen BNI Securities menghadap ke Bapepam pada pekan lalu."Mereka sudah menghadap minggu lalu, dan katanya sudah diselesaikan kok. Sebagian ada yang ditunda," kata Kepala Biro Pengelolaan Investasi dan Riset Bapepam Freddy R. Saragih kepada detikcom, Selasa (6/9/2005).Namun sayangnya Freddy menolak berkomentar lebih jauh perihal rush reksa dana besar-besaran di BNI Securities tersebut. "Saya lagi buru-buru mau ke bandara nih," ujar Freddy mengakhiri pembicaraan.Sementara para direksi BNI Securities sulit dihubungi. Fund manager BNI Securities Agus B. Yanuar yang ditemui di kantor BNI Securities mengatakan, dirinya akan menyampaikan keluhan nasabah ke jajaran direksi. Ia mempersilakan nasabah untuk kembali besok.Soal penurunan NAB, Agus mengatakan BNI Securities tidak bisa melakukan banyak hal karena sudah ditentukan oleh pasar. Nilai NAB yang ada terpampang di koran itulah yang harus diterima oleh masyarakat. BNI Securities, tambah Agus, juga tidak bisa mengembalikan NAB secara penuh seperti semula. Karena kalau hal itu dilakukan akan melanggar aturan Bapepam. Saat ini BNI Securities tengah mencari dana untuk membayar redemption yang dilakukan nasabah. BNI Securities 99,85 persen sahamnya dimiliki BNI dan koperasi karyawan BNI Securities sebesar 0,15 persen. Layanan yang diberikan mencakup full securities house yakni semua jasa yang berkaitan dengan corporate finance, arranging & underwriting, brokerage & trading, fixed income, advisory dan asset management termasuk reksa dana serta transaksi REPO.
(qom/)











































