Cadangan Devisa RI Kembali Berkurang US$ 62,334 Juta
Selasa, 13 Sep 2005 10:15 WIB
Jakarta -
Operasi moneter yang terus menerus digelar BI untuk menopang rupiah harus dibayar mahal. Cadangan devisa Indonesia terus berkurang.Berdasarkan data BI yang diperoleh Selasa (13/9/2005), pada minggu pertama September 2005 cadangan devisa kembali berkurang US$ 62,334 juta dibanding pekan sebelumnya menjadi US$ 31,154 miliar. Pada posisi minggu keempat bulan Agustus, cadangan devisa Indonesia sebesar US$ 31,180 miliar. Jumlah tersebut berarti turun US$ 916 juta dibandingkan posisi pekan sebelumnya sebesar US$ 32,024 miliar. Sementara jumlah uang primer meningkat menjadi Rp 200,811 triliun, dibandingkan pekan sebelumnya Rp 195 triliun. Tagihan bersih kepada pemerintah turun menjadi Rp 199,662 triliun dibandingkan level sebelumnya Rp 201,349 triliun. Kredit Likuiditas Bank Indonesia turun menjadi Rp 11,908 triliun, dibandingkan pekan sebelumnya Rp 11,926 triliun. BI memrediksi, cadangan devisa pada tahun ini hanya berkisar US$ 32 miliar, atau setara dengan empat bulan impor dan pembayaran utang.
(qom/)










































