Ngotot Tuntutan Dikabulkan
Nasabah 'Serbu' BNI Securities
Rabu, 14 Sep 2005 11:10 WIB
Jakarta -
Nasabah reksa dana BNI Securities kembali menyerbu kantor BNI Securities di Wisma BNI Lantai 18. Mereka tetap minta tuntutannya dikabulkan oleh BNI Securities."Kami tetap meminta tuntutan kami dikabulkan," ujar Ahmad Yani, nasabah BNI Securities kepada detikcom, Rabu (14/9/2005) pukul 10.00 WIB.Saat ini puluhan nasabah reksa dana terlihat berkumpul di depan kantor BNI Securities. Dalam pertemuan sebelumnya yang berlangsung di Auditorium Manggala Wanabakti, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (13/9/2005) dari pukul 16.00 WIB hingga Rabu (14/9/2005) dini hari gagal mencapai kesepakatan.Para nasabah menuntut direksi menyetujui rumusan perjanjian antara lain meminta reksa dana dimasukkan dalam portofolio BNI, pengurangan jangka waktu lock up dana dalam reksa dana terproteksi selama 2 bulan.Selain itu, mereka meminta nasabah yang sudah melakukan redemption dibatalkan dan diikutkan dalam reksa dana terproteksi dengan Nilai Aktiva Bersih sebelum terjadi penurunan pada bulan Agustus 2005. Nasabah juga mendesak adanya tim penyelesaian perjanjian yang terdiri dari direksi BNI Securities, direksi BNI, dan perwakilan nasabah. Tim ini diberi tenggat waktu 15 hari untuk menyelesaiakan persoalan ini.Namun manajemen BNI Securities tidak bersedia memenuhi permintaan nasabah tersebut sehingga nasabah pun 'menyandera' Presdir BNI Securities Sudirman dan direkturnya T Umar Laksamana.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
